![]() |
| (Doc. Istimewa) Peluncuran buku Pers dan Masa Depan Demokrasi Indonesia oleh LAPMI HMI Cabang Malang |
MALANG – Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) HMI Cabang Malang menggelar peluncuran buku bertajuk Pers dan Masa Depan Demokrasi Indonesia yang dirangkai dengan Workshop Literasi Media dan Kepenulisan pada Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Togamas, Jalan Dieng No. 27A, Kota Malang.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri dari kalangan praktisi media, yakni Wahyu Nurdiyanto selaku wartawan Times Indonesia dan Imadudin Muhammad sebagai Manager Desain Grafis Times Indonesia. Keduanya memberikan materi terkait dunia jurnalistik, perkembangan media digital, serta tantangan industri pers saat ini.
Buku Pers dan Masa Depan Demokrasi Indonesia digagas oleh LAPMI HMI Cabang Malang dan diterbitkan oleh Inara Publisher. Buku tersebut menjadi upaya intelektual untuk merespons perubahan dunia jurnalistik di tengah perkembangan teknologi informasi.
Buku setebal 180 halaman itu memuat tulisan dari 29 penulis yang berasal dari kader HMI serta berbagai kalangan mahasiswa. Isi buku membahas berbagai persoalan pers, mulai dari independensi pemberitaan, disrupsi digital, hingga tantangan menjaga kualitas informasi di era media sosial.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Perkembangan teknologi dinilai membawa peluang sekaligus tantangan bagi insan pers dalam menghasilkan informasi yang akurat dan berimbang.
Wahyu Nurdiyanto menyampaikan bahwa perkembangan media digital menuntut jurnalis untuk terus beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip dasar jurnalistik. Menurutnya, kecepatan informasi harus tetap berjalan beriringan dengan akurasi dan tanggung jawab serta undang-undang pers.
“Di era digital seperti sekarang, tantangan terbesar pers adalah bagaimana tetap menjaga kualitas informasi dan mempunyai naluri investigasi di tengah derasnya arus berita dan perkembangan media sosial,” ujar Wahyu.
Sementara itu, Imadudin Muhammad memberikan pemahaman mengenai pentingnya penyajian visual dalam dunia media modern. Menurutnya, desain grafis menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memahami informasi yang disampaikan.
Workshop literasi media dan kepenulisan ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan menulis serta memahami ekosistem media digital.
Melalui peluncuran buku dan kegiatan literasi tersebut, LAPMI HMI Cabang Malang berharap, Masyarakat secara umum dapat semakin aktif dalam mengawal perkembangan demokrasi melalui karya jurnalistik yang kritis, objektif, dan bertanggung jawab.
Buku Pers dan Masa Depan Demokrasi Indonesia diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan masyarakat dalam memahami posisi strategis pers dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.
(*/red)
