![]() |
| Foto : Ilustrasi AI |
folushariini.com | MALANG - Seorang warga perantau mengaku tak bisa pulang ke rumah karena akses jalan dibatasi saat berlangsungnya karnaval sound horeg di Malang.
Warga tersebut mengaku baru selesai bekerja dan hendak masuk ke gang menuju rumahnya. Namun, akses jalan pulang yang harus dilewati telah ditutup.
“Saya mau pulang, namun tidak dibolehi masuk. Padahal gang masuk saya bukan di jalur utama karnaval. Saya hanya melintas dikit untuk masuk gang itu,” ujarnya.
Menurutnya, tali pembatas tersebut membentang sepanjang jalan hingga sekitar 200 meter lebih.
Ia pun mempertanyakan alasan akses tersebut ditutup bagi warga yang tidak datang untuk menyaksikan karnaval.
“Kenapa harus maksa nonton dan parkir. Saya habis kerja, mau pulang,” katanya.
Persoalan akses warga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan kegiatan yang menggunakan ruang jalan umum, agar aktivitas hiburan tidak menghambat mobilitas masyarakat di sekitar lokasi. (Red)
