Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Keluarga Ungkap Fakta Berbeda soal Susanah yang Disebut Prabowo dalam Pidato Kenegaraan

Senin, 17 Agustus 2026 | Agustus 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-16T23:00:00Z

Foto : Susanah saat disebut dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo. (Doc. Relung.id)

Fokushariini.com Keluarga Susanah (38), perempuan asal Kampung Uncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, memberikan klarifikasi setelah namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD, Jumat (14/8/2026).


Dalam pidatonya, Prabowo menyebut Susanah sebagai buruh pengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram. Namun, keluarga mengatakan informasi tersebut tidak sesuai dengan pekerjaan dan upah yang diterima Susanah.


Kakak ipar Susanah, Wina, menjelaskan Susanah sehari-hari bekerja sebagai penjahit kain majun dan tenaga kebersihan di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Wina menyampaikan klarifikasi tersebut pada Minggu (16/8/2026). Menurut dia, aktivitas Susanah sebagai penjahit kain majun dilakukan sejak pagi hingga siang hari.


Setelah pekerjaan menjahit selesai, Susanah kemudian melanjutkan aktivitasnya di dapur MBG pada sore hari. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari rutinitas Susanah untuk memperoleh penghasilan.


Keluarga juga membantah informasi mengenai upah Rp700 ribu per kilogram yang disebut dalam pidato Presiden. Menurut Wina, upah Susanah sebagai penjahit kain majun hanya Rp700 per kilogram.


Perbedaan angka tersebut cukup jauh dari informasi yang disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan. Karena itu, keluarga merasa perlu memberikan klarifikasi mengenai kondisi pekerjaan Susanah yang sebenarnya.


Wina mengatakan keluarga terkejut ketika mendengar nama Susanah disebut dalam pidato Presiden. Keluarga tidak menyangka pekerjaan dan penghasilan Susanah disampaikan dengan informasi yang berbeda.


Menurut Wina, Susanah kemungkinan juga terkejut setelah mengetahui dirinya disebut dalam pidato kenegaraan. Ia menilai klarifikasi diperlukan agar informasi mengenai pekerjaan dan penghasilan Susanah tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.


Pidato kenegaraan Presiden Prabowo sebelumnya menyinggung kondisi masyarakat dan pekerja dalam konteks kebijakan pemerintah. Penyebutan Susanah kemudian menjadi perhatian karena keluarga menyampaikan adanya perbedaan dengan kondisi yang mereka ketahui.


Keluarga berharap informasi mengenai Susanah dapat disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya. Klarifikasi tersebut terutama berkaitan dengan jenis pekerjaan serta besaran upah yang diterima Susanah sehari-hari. (Red)